Home Features Johnny Marr Bagikan Pengalamannya Saat Curhat ke Paul McCartney Pasca Bubarnya The...

Johnny Marr Bagikan Pengalamannya Saat Curhat ke Paul McCartney Pasca Bubarnya The Smiths

0
Photo: Gus Stewart/Redferns/Getty Images

Kehancuran band legendaris The Smiths pada tahun 1987 menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah musik Inggris. Semua bermula ketika sang gitaris utama, Johnny Marr, memutuskan keluar pada bulan Juli. Meski posisi gitaris sempat digantikan sementara oleh mantan personel Easterhouse, Ivor Perry, ketidakcocokan antara Perry dan sang vokalis Morrissey tak dapat dihindari. Alhasil, setelah merilis album studio keempat mereka, Strangeways, Here We Come, pada bulan September, perjalan musik The Smiths resmi berakhir.

Di tengah situasi yang penuh ketegangan tersebut, Marr menemukan pelipur lara dari sosok yang paling tepat: legenda The Beatles, Paul McCartney. Marr mengenang momen indah saat diundang menghabiskan satu hari yang luar biasa bersama Paul dan sang istri, Linda McCartney. Saat Linda bertanya dengan hangat mengenai kehidupannya, Marr pun menumpahkan kisah pilunya tentang perpecahan The Smiths. Tanpa ceramah panjang lebar, Paul memberikan respons yang sangat santai namun amat membekas: “That’s bands for you” (Ya, memang begitulah dunia band). Jawaban brilian itu langsung menenangkan batin Marr dan terus ia bagikan kepada orang lain yang meminta sarannya.

Tak lama setelah insiden itu, Paul bahkan mengundang Marr untuk jamming santai. Selama sembilan jam berturut-turut, mereka bermain musik dengan volume keras. Momen itu menjadi salah satu pelarian musikal terbaik bagi Marr. Pascabubarnya The Smiths, Marr tidak terburu-buru membentuk band baru. Ia justru menikmati perannya sebagai gitaris sewaan (ringer) dan menjalin kolaborasi erat dengan musisi seperti Matt Johnson dari The The, Bernard Sumner, Chrissie Hynde, hingga mengisi rekaman album milik Bryan Ferry.

Menariknya, meskipun masa lalu The Smiths dipenuhi dinamika rumit, warisan musik mereka tetap hidup. Baru-baru ini, Morrissey dan Johnny Marr sama-sama menyetujui peluncuran rilisan fisik piringan hitam (piringan  7inci) langka yang memuat lagu The Headmaster Ritual dan I Want The One I Can’t Have. Rilisan ini menjadi bagian dari paket kompilasi Rough Trade 45s: Volume 2 yang diproduksi terbatas 1000 kopi oleh label independen London, Rough Trade, dan siap meluncur pada 30 Oktober.

NO COMMENTS

Exit mobile version