Wednesday, October 21, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeRilisan BaruDari Panggung Chrisye hingga Mahakarya Sinematik: Perjalanan Panjang Chandra Satria Merangkai Trilogi...

Dari Panggung Chrisye hingga Mahakarya Sinematik: Perjalanan Panjang Chandra Satria Merangkai Trilogi ‘Dan Bila Esok’

Perjalanan seorang musisi menemukan bentuk tertingginya dalam karya paling personal. Berangkat dari pengalamannya sebagai penyanyi latar mendiang Chrisye di era 1990-an hingga malang melintang di berbagai panggung teater musikal kenamaan seperti Musikal Laskar Pelangi, Ali Topan the Musical, hingga Teater Musikal Cek Toko Sebelah, Chandra Satria kini hadir sebagai seorang storyteller sejati. Pada 21 Oktober 2026, ia resmi memperkenalkan trilogi musik dan visual bertajuk “Dan Bila Esok” di Jakarta.

Photo: Hatta Mahalli

Trilogi ini merupakan sebuah proyek lintas generasi yang mempertemukan nama-nama besar di industri kreatif. Babak pertama dibuka lewat lagu “Saat Denganmu”, mempertemukan kembali Chandra dengan diva Sheila Majid diiringi aransemen megah dari Tohpati dan Budapest Scoring Orchestra. Perjalanan berlanjut ke nomor “Dan”, sentuhan ulang penuh emosi atas karya Eross Candra berkat arahan aransemen Ivan Tangkulung, sebelum ditutup manis oleh “Pilihan” ciptaan Dee Lestari dan Keenan.

Photo: Hatta Mahalli

Tidak berhenti pada audio, ketiga lagu tersebut dirajut dalam satu kesinambungan cerita sinematik berkat kepiawaian penulis Titien Wattimena dan Ian Davin di bawah arahan sutradara Agung Sentausa. Melalui karya yang video musiknya kini dapat disaksikan di YouTube, Chandra membuktikan bahwa setelah tiga dekade berkarya, sebuah lagu bukan sekadar untuk didengar, melainkan sebuah perjalanan rasa yang tak pernah benar-benar selesai.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Mike Jolley on Single