Perjalanan panjang musisi Rio Clappy dalam meracik karya akhirnya bermuara pada perilisan album perdananya yang berjudul Tutur Hayat pada 30 Oktober 2026. Menyongsong tanggal rilis tersebut, sebuah acara listening session intim telah sukses digelar pada Kamis, 29 Oktober 2026, di Kios Ojo Keos. Istilah Tutur Hayat sendiri diartikan sebagai ucapan dari jiwa dan kehidupan, merangkum sepuluh nomor lagu yang memotret berbagai fase emosional manusia—dari pertemuan, perpisahan, hingga titik pasrah dalam menerima perubahan.

Album ini merangkum empat lagu yang telah lebih dulu menyapa pendengar, yakni “Bunga Abadi”, “Denyut”, “Belia”, dan “Janji Bahagia”, disandingkan dengan materi segar seperti lagu “Dari Alammu” yang proses penciptaannya telah dimulai sejak 2021. Di balik layar, penggarapan album ini melibatkan kerja sama lintas talenta, mulai dari kolaborator vokal dan penulisan seperti Tiara Dita Mawarni, Risa Yuliyanti Misbach, hingga keterlibatan musisi kawakan seperti Vega Antares, Erikson Jayanto, Morris Orah, dan Rama Harto yang menangani proses mixing dan mastering di berbagai studio rekaman pilihan.
Lebih dari sekadar kumpulan lagu romantis, Rio Clappy ingin menyampaikan pesan bahwa hidup tidak melulu soal jatuh cinta atau patah hati, melainkan sebuah siklus perjalanan spiritual dan relasi antarmanusia yang harus dijalani dengan baik. Rangkaian cerita dalam Tutur Hayat siap mengudara di berbagai digital streaming platform mulai 30 Oktober 2026.