Ancol: Menurut KBBI, Ancol berarti tanah berpayau yang menjorok ke laut. Saat pasang laut era kolonial Belanda, air tawar kali bercampur air asin sehingga Belanda sempat menyebut daerah ini Zoutelande (Tanah Asin).
Matraman: Berasal dari kata Mataraman, bekas benteng pertahanan pasukan Sultan Agung dari Kerajaan Mataram saat menyerang VOC pimpinan JP Coen di Batavia. Warga Betawi kemudian terbiasa menyebut daerah tersebut sebagai Matraman.
Senayan: Berdasarkan peta Topographisch Bureau Batavia tahun 1902, nama Senayan berasal dari tanah milik bangsawan Bali bernama Wangsanayan. Masyarakat sekitar lantas kerap menyingkat sebutan kawasan luas milik Wangsanayan tersebut menjadi Senayan.
Harmoni: Berasal dari Societeit De Harmonie, gedung pertemuan pesta bangsawan Eropa era Belanda di Batavia. Gedung bersejarah ini akhirnya dibongkar oleh Pemprov DKI Jakarta pada tahun 1985 guna pelebaran jalan.
Kemayoran: Merujuk pada sebutan kawasan milik Mayor Isaac, keturunan Prancis sekutu VOC yang membantu Sultan Haji mengalahkan Sultan Ageng Tirtayasa pada 1681. Rumah megahnya kerap dilihat warga dan dinamai Mayoran/Kemayoran.
Jagakarsa: Dinamai dari Pangeran Jagakarsa Surowinangun (Syeikh Jaga Raksa) utusan Kerajaan Mataram Demak tahun 1505. la bertugas membentengi Sunda Kelapa dari ancaman Portugis sekaligus menyebarkan agama Islam di utara Jawa.



