Kancah musik punk London akhir era 70-an emang terkenal liar. Salah satu cerita legendaris yang akhirnya dikonfirmasi kebenarannya adalah baku hantam antara pentolan The Jam, Paul Weller, dan basis ikonik Sex Pistols, Sid Vicious.
Masalahnya sepele tapi sensitif: plagiarisme lagu. Semua bermula saat The Jam merilis debut single mereka yang jenius, ‘In The City‘. Lagu yang ditulis Weller saat masih berusia 18 tahun ini menangkap energi murni anak pinggiran Woking yang memimpikan pesona London dan kegembiraan kota itu.
Ironisnya, gak lama setelah lagu itu rilis, Sex Pistols malah menjiplak mentah-mentah struktur bassline lagu tersebut untuk lagu baru mereka, ‘Holidays In The Sun‘.
Menurut mantan basis Sex Pistols, Glen Matlock, aksi “pinjam” ide antar-band punk saat itu sebenarnya biasa banget. Matlock bahkan membocorkan kalau lagu mereka ‘Anarchy In The UK‘ pun aslinya nyontek dari lagu grup Faces yang berjudul ‘Had Me A Real Good Time‘. Weller sendiri awalnya santai aja lagunya dicontek. Tapi, suatu malam di klub The Speakeasy, Sid Vicious dengan songongnya nyamperin Weller sambil mengejek kalau mereka sudah sukses maling riff gitar ‘In The City‘. Gak cuma pamer, Sid yang emang terkenal hobi cari ribut tiba-tiba langsung menanduk wajah Weller.

Gak pakai lama, Weller yang ogah diinjak-injak langsung membalas dengan pukulan telak ke wajah Sid sampai si basis punk itu KO. Akibat keributan ini, Weller langsung diusir keluar dari klub malam oleh sekuriti.
Sementarak itu, Sid Vicious harus menghabiskan sisa malam tahun barunya di ruang IGD rumah sakit setempat demi mengobati luka akibat kena batunya sendiri. Meskipun Weller mengaku gak bangga pernah berantem, dia menegaskan kalau dia cuma menyelesaikan apa yang dimulai oleh Sid.



