Fenomena maraknya kasus pencopetan di festival musik diangkat menjadi ide utama film “Operasi Pesta Copet”, yang sekaligus menandai debut film panjang sutradara Edy Khemod—yang dikenal publik sebagai drummer dari grup rock Seringai. Diproduksi oleh Imajinari, film yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 27 Agustus 2026 ini dipastikan bakal dibanjiri oleh penampilan spesial atau kameo dari sederet musisi papan atas, salah satunya Vincent yang sudah nampak pada cuplikan teaser.
Dalam konferensi pers pada Rabu, 22 Juli 2026, produser Ernest Prakasa bersama Dipa Andika mengungkapkan bahwa kehadiran para kameo telah direncanakan secara matang sejak awal tanpa ada adegan spontan di lokasi. Penggunaan penampilan para musisi dilakukan melalui dua metode: syuting adegan khusus di tempat dan penggunaan footage rekaman konser asli sebagai latar belakang adegan pencopetan. Dipa menegaskan bahwa seluruh musisi yang mukanya muncul di dalam film telah dimintai izin secara resmi.
Namun, di balik jajaran kameo tersebut, ada cerita emosional mengenai batal hadirnya band Seringai. Edy Khemod membeberkan bahwa ide awal plot pencopetan ini justru terinspirasi dari suasana konser Seringai. Ia sempat membayangkan adegan copet yang dramatis di tengah aksi wall of death dan moshing penonton saat Seringai manggung.
Rencana tersebut terpaksa dibatalkan setelah gitaris Seringai, Ricky Siahaan, meninggal dunia akibat serangan jantung di Tokyo pada 19 April 2025 usai tampil di Gekiko Fest. Karena saat proses produksi masa depan Seringai belum pasti, Edy memilih menunda keterlibatan bandnya. Meski demikian, Seringai akhirnya resmi bangkit kembali pada awal tahun 2026 lewat album terbaru bertajuk IV: Anastasis, yang ditandai dengan perilisan video musik “Sejati” dan “Senarai Feses” serta acara showcase di MBlock Lifehouse, Jakarta.



