Monday, June 15, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeFeaturesKetika Blur Nyaris Menjelma Menjadi Band Ska dan Obsesi Masa Kecil Damon...

Ketika Blur Nyaris Menjelma Menjadi Band Ska dan Obsesi Masa Kecil Damon Albarn

Vokalis Blur, Damon Albarn, memiliki kedekatan emosional yang sangat erat dengan musik ska gelombang kedua (2 Tone) sejak remaja. Kepada Melody Maker pada tahun 1993, ia mengenang masa kecilnya di usia 12 tahun saat mengenakan pork-pie hat dan berdansa meniru band favoritnya, Madness. Bagi Albarn, Madness dan band multirasial seperti The Specials serta The Selecter bukan sekadar tren musik, melainkan pahlawan budaya Inggris yang berani melawan kebijakan politik era Margaret Thatcher.

Kecintaan Albarn terhadap subkultur rude boy semakin mendalam setelah keluarganya pindah dari London ke Colchester, Essex – sebuah wilayah suburban yang ia nilai rasis dan kehilangan jiwanya akibat industrialisasi era Thatcher. Pengaruh terbesar dalam hidupnya datang dari pentolan The Specials, Terry Hall, yang ia anggap sebagai manusia paling keren di bumi sejak ia melihatnya langsung di acara Top Of The Pops saat berusia 14 tahun. Hubungan ini berlanjut hingga mereka dewasa melalui berbagai kolaborasi musik, termasuk lagu “Chasing a Rainbow” (1995) dan proyek Gorillaz bertajuk “911” (2002).

Rasa hormat yang mendalam kepada Terry Hall inilah yang kemudian menginspirasi Albarn untuk menulis “Fade Away”, sebuah lagu yang menjadi eksperimen ska paling kentara dalam sejarah Blur. Dimuat dalam album keempat mereka, The Great Escape (1995)—album yang dirilis di tengah panasnya perang Britpop melawan Oasis – lagu ini membawa energi retro ’80-an yang kental. Eksperimen ini didukung penuh oleh petikan gitar skank khas milik Graham Coxon, dentuman bass funk dari Alex James, serta tiupan trompet dari kuartet tamu, Kick Horns.

Secara lirik, “Fade Away” digadang-gandang sebagai lagu paling kelam dan sinis yang pernah ditulis Albarn. Alih-alih mengikuti tren ska-core Amerika era 90-an yang dipopulerkan No Doubt atau Sublime, lagu ini justru menjadi hibrida dari lagu “Our House” milik Madness dan “Ghost Town” milik The Specials. Lewat lagu ini, Albarn menggambarkan potret suram pasangan suami istri di wilayah suburban yang terjebak dalam kehidupan tanpa gairah akibat dampak sosial politik zaman itu.

Blur sendiri tercatat tidak pernah menyentuh genre ska lagi setelahnya. Menariknya, sebelum “Fade Away”, Blur sebenarnya sempat membuat demo lagu “The Universal” dengan aransemen ska saat menggarap album Parklife (1994). Namun, versi ska tersebut dibuang dan dirombak total menjadi lagu megah dengan balutan string yang akhirnya sukses menembus lima besar tangga lagu Inggris. Meskipun eksplorasi ska Blur terbilang singkat, persahabatan Albarn dengan Terry Hall terus bertahan hingga sang idola wafat pada tahun 2022 di usia 63 tahun.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

Mike Jolley on Single